bagaimana jika seruan bukanlah bagian dari diri kita ia hanyalah sebuah perjanjian sementara yang bila telah usai di waktunya lalu kita berpaling atau ia hanya syahwat pemenuh kita untuk suatu hal yang bukan esensinya. bagaimana jika seruan kita bukan untuk-Nya tapi untuk manusia yang lain, yang melalaikan kita. bagaimana jika seruan hanya kedok kita mengambil yang sedikit melepas yang banyak bagaimana jika
Remah-remah Kata dalam tumpukan Kotak Kayu