Ada suatu saat Dimana seorang laki-laki Harus menjadi pemberani Melebihi hari biasa Ada suatu saat Sang wanita lidahnya kelu Bukan karena ragu Tapi senang dan sedih baur jadi satu Ada suatu saat Bapak sang lelaki Memaksudkan apa yang hendak Dikatakan putranya Dengan terbata-bata Ada suatu saat Bapak si wanita Melihat kembali gadisnya Bertanya kesiapannya Sembari menahan air mata Ada suatu saat Jawaban kita ditunjukkan dengan nyata Tapi ujiannya memenuhi cakrawala Ada suatu saat Hari itu tiba. ☺☺