Langsung ke konten utama

Puisi Aku #2


PINTU SELATAN MASJID
Ada apa di pintu itu ?
Entahlah, tidak semua orang mau tahu
Pintu yang jarang sekali dikunjungi

Pasti kamu bertanya-tanya mengapa
Aku malu menjawabnya
Tapi dengan mantap padamu
Kukatakan…

“dibalik pintu itu saya berharap
Dimasa depan, yang berada dibalik pintu itu
Akan melahirkan mujahid-mujahid muda
Yang luar biasa”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.