Langsung ke konten utama

Puisi Aku #5


DISTORTION
Akhirnya dini hari menyapaku
17 November 2012
Jam 00.18 WIB
Aku mulai mengantuk
Setelah beberapa puisi
Tanpa pola yang jelas

Aula masih saja terang
Meminta untuk diredupkan
Mengistirahatkan neon-neon
Yang mulai sayu

Setrika masih hangat
Kabel-kabel berhubungan
Dan aku sekarang sangat mengantuk

Tapi aku sudah berpesan
Untuk dibangunkan
Mengalahkan setan

Cukup sudah hari ini
Dini hari, subuh, fajar, dhuha, dzuhur, ashar, senja, maghrib, dan isya
Sudah aku saksikan
Kini saatnya aku tidur 2 jam 30 menit

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.