Rasanya terlalu banyak kisah yang
telah anda dengar, anda lihat, bahkan anda rasakan sendiri tentang manifestasi
kata ‘kebaikan’ dalam hidup kita. Ada kalanya memang tak dirasa oleh penerima, karena memang begitulah kebaikan menjelma. Dan
tiba-tiba saja dooorrrr….keajaiban-keajaiban muncul.
Kebaikan tak mudah untuk lahir, perlu
proses panjang, dengan liku dan rintangan menghadang. Ia layaknya janin yang akan lahir, perlu Rahim ibu yang amat kuat untuk menjaganya.
Perlu waktu yang lama karena ia diharapkan. Dan ketika ia hadir, memekarkan kuncup-kuncup,
mengepakkan sayap kupu-kupu nan indah yang kadang hanya bisa dikagumi dan patutnya diteladani.
Begitulah kebaikan, ia hilang bersama sang
pembawa, hingga akhirnya si penerima sadar, hanya ada kebaikan yang sangat banyak ia terima dan kini ia kehilangan, ya kehilangan.
Kebaikan memang milik jiwa
yang kuat
Yang punya perhatian tak terbatas
Keinginan menumbuhkembangkan
Merawat dengan cinta.
Ya, kebaikan tetaplah kebaikan
Dan aku
Berharap kebaikan itu
Aku juga punya.
Komentar
Posting Komentar