Langsung ke konten utama

Ada Saatnya

Ada Saatnya...

ada saatnya
jari kita saling memilin mesra
erat tak terkira
seakan lama tak bersua

ada saatnya
kepalamu rebah di pundakku
lalu kau ceritakan harimu
aku setia mendengarmu

ada saatnya
aku berbaring di pangkuan
berkisah pagi yang cerah
siang yang gagah
senja yang menjingga

ada saatnya
kita saling menatap lamat lamat
memperhatikan lekat lekat
hingga pesan hati sampai tepat

ada saatnya
dimana kita saling tersenyum
tanpa saling tahu
karena kita malu
"siapakah aku?"

ada saatnya
di waktu itu
entah...

bumi, menghadap bulan membelakangi matahari. 20.53 pm
kotak kecil. do RE mi fa sol la si do :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.