Langsung ke konten utama

Kau Adalah...

















Kau adalah...

Samudera terbatas benua-benua
Lautan yang disekat pulau-pulau
Sungai pemisah daratan
Mata air berwadah mangkuk

Kau adalah...

Semesta kecil
Langit terlimit warna
Awan terombang ambing
Bumi yang terpasak ditahan dalam tarian

Kau adalah...

Manusia terbatas kemampuan
Di pematang pikiran
Terhentikan waktu menua
Pesona yang akan binasa

Tapi...

Kau akan...
Jadi semesta kecil yang terkembang
Laiknya layar sang perahu
Menjelajah mata air, sungai, laut dan samudera

Kau akan...
Hadir sebagai pesona yang mengekal
Walau ragamu menua
Di hatiku, apakah di hidupku?

Kau adalah...
Kau

Nama yang tersimpan dalam amplop putih itu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.