Langsung ke konten utama

Tenang Saja


Tenang saja

putaran bumi enggan berjeda
waktu pun tiada menanti
henti dalam gulana
diam tak bervisi

tenang saja
yang remuk akan disusun
yang musnah akan kembali
yang berai akan dirajut
oleh benang, perekat, dan mata air

tenang saja
kaki tetap sedia menapak
jemari setia menari
nalar trus jua gembira
lewat jalan lain yang baik

tenang saja
tidak apa-apa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.