Langsung ke konten utama

Ada Suatu Saat

















Ada suatu saat
Dimana seorang laki-laki
Harus menjadi pemberani
Melebihi hari biasa

Ada suatu saat
Sang wanita lidahnya kelu
Bukan karena ragu
Tapi senang dan sedih baur jadi satu

Ada suatu saat
Bapak sang lelaki
Memaksudkan apa yang hendak
Dikatakan putranya
Dengan terbata-bata

Ada suatu saat
Bapak si wanita
Melihat kembali gadisnya
Bertanya kesiapannya
Sembari menahan air mata

Ada suatu saat
Jawaban kita ditunjukkan dengan nyata
Tapi ujiannya memenuhi cakrawala

Ada suatu saat
Hari itu tiba. ☺☺

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.