Langsung ke konten utama
Artiku di matamu
by casa

aku yang setia mendengar kisahmu
aku lah tempat kamu berbagi
aku yang setia menunggumu
aku lah yang slalu ada di dekatmu
aku yang slalu mencintaimu
aku yang slalu merindu saat kau jauh
aku yang slalu tersenyum saat bahagiamu
aku yang slalu menangis saat kau bersedih

apakah aku tempat akhir kau berlabuh?
apakah aku pendamping hidupmu?
apakah aku seseorang yang aku tunggu?
apakah aku yang slalu kau rindu?

aku yang slalu mengharap hadirmu
aku yang slalu berdoa untukmu dalam munajatku
aku yang bernyanyi lagu cinta untukmu
aku yang tak henti memikirkanmu setiap hela nafasku, setiap detik waktuku

apakah aku mentari di pagimu?
apakah aku rembulan di malammu?
apakah aku awan di terikmu?
apakah aku pelangi di hujanmu?


hehehe, piye...saya jadi bingung sendiri sama pertanyaan2 itu. paling udah dijawab sendiri sama yg buat. ya gak? ini buatan temen, katanya mau dibikin lagu...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.