Langsung ke konten utama

prolog

Awan
by mbak can cts











Begitu uniknya hati manusia
Seperti langit

Ketika mentari cinta menyapa, malu-malu ia tersenyum dengan semburat kuningnya, hingga diam2 berbisik diantara dedaunan pohon prasangka.
Dan embun iman memintanya tetap tenang, sembari menguapkan fase  gelisahnya lalu kembali pada langit hati. 
Tertahanlah ia pada langit hati itu. Semoga kekal abadi di sana.
Mentari itu tak hanya mampu menguapkan embun saja

Lautan amarah pun bisa saja diubahnya, dikembalikannya pada langit hati, dan terkumpul menjadi awan kedamaian

Dan awan itu, suatu hari nanti akan turun ke bumi, yg tandus krn org2 rakus,
Semoga semakin banyak embun yg bertemu mentari, semakin luas lautan yang tersentuh cahaya-Nya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.