Langsung ke konten utama

Puisi Aku #3


AKU MALU PADA ALLAH
 
Aku malu pada Allah
Aku malu untuk memohon
Aku malu untuk berharap
Ya, aku malu

Memohonkan kamu
Mengharapkan kamu

Hehe, maaf aku berkhayal
Aku mungkin hanya bermimpi
Ya, maafkan rasa ngigauku
Aku tidak ingin membuat kamu merasa
Bahwa kamulah dia

Tenang saja, siapapun kamu
Kita mungkin setara
Aku yakin itu

Tinggal bagaimana kita
Saling memantaskan diri
Untuk Allah
Hanya untuk Allah

Maka akhirnya Allah yang membuat kita saling pantas untuk menerima

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harusnya

"Dia harus tau. cinta ini benar, bukan hanya mau biasa." setengah kebajikan dari yang utuh ini, hanya bisa dilakukan ketika anda, saya, dia memiliki pasangan yang sah. dan itu pula yang kita nanti. maukah?

Cakap

Cakap Kebanyakan hubungan diawali dengan percakapan Begitu pula Kisah satu ini Cakap Kata yang mewakili kata-kata yang aku tak cakap membuatnya keluar dari mulutku Cakap Kata sebagai muara dari maksud yang menghulu berpadu emosi haru biru yang aku terbata untuk mengatakannya Cakap aku tak pandai bercakap seperti yang biasa orang lain bisa cakap-cakap seru luar biasa Cakap sementara aku hanya pendengar menguatkan telinga untuk kamu yang cakap berretorika agar aku mengerti dan kamu lega jika kamu bersedia bercakap lebih lama dan jauh denganku.